Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Jadi Narasumber FGD Satbinmas, Penyuluh Banyumas Sosialisasi Kiat Turunkan Angka KDRT

Banyumas, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam KUA Cilongok, Kabupaten Banyumas, Ita Rokhyani menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Kapolresta Banyumas. Dalam kesempatan tersebut, Ita mengajak semua yang hadir untuk berperan aktif dalam menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Kita semu berkewajiban meminimalisir bahkan menghilangkan angka kekerasan dalam rumah tangga dengan menyosialisasikan UU KDRT," ungkap Ita di Banyumas melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Rabu (10/11/21).

Dalam kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, kader PKK, dan Karang Taruna Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok ini, Ita juga mengajak masyarakat untuk terus memaknai pernikahan sesuai ajaran Islam

"Ayo kita tekan angka kriminalisasi berbasis keluarga dengan terus memberi pemahaman tentang konsep pernikahan dalam hukum Islam dan sesuai UU Perkawinan Tahun 1974," tambah Ita.

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula Desa Jatisaba ini, Ita yang juga penulis novel Kang Zahid juga mengajak masyarakat untuk menekan perkawinan anak.

"KDRT kerap timbul karena minimnya ilmu. Salah satu jalan masuknya melalui pernikahan anak. Alhasil, kita harus bersama-sama menekan KDRT ini dengan mendidik anak-anak kita sehingga menikah pada saat yang tepat dan matang," pungkasnya.

(Pirman)
Related Hashtags:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua