Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Jurus Penyuluh Pematang Siantar Sulap Sampah Jadi Ibadah

Pematang Siantar, Bimas Islam --- Sampah kerap menjadi persoalan dalam kehidupan seseorang. Sampah dipandang sebagai kotoran yang tak layak bahkan untuk dilihat dan disentuh.

Padahal, sampah yang dikelola dengan baik bisa menjadi solusi bahkan jalan kesejahteraan. Hal ini seperti dilakukan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Pematang Siantar, Sumatera Utara.

"Programnya bernama Sedekah Sampah Jadi Ibadah. FKPAI Pematang Siantar bekerja sama dengan Bank Sampah Bantan Bestari," ungkap Ketua FKPAI Pematang Siantar, Armansyah Pasaribu melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (13/9/21).

Armansyah menuturkan, masyarakat yang di rumahnya memiliki sampah berupa kardus, barang elektronik, besi, aluminium, buku, plastik, baju layak pakai menghubungi Penyuluh terdekat. Setelah dikumpulkan, Penyuluh membawanya ke Bank Sampah Bantan Bestari.

"Rata-rata per bulan terkumpul sekitar 1,5 sampai 2 juta rupiah. Uang hasil penjualan sampah ini kita bagikan kepada masyarakat dalam bentuk paket sembako atau program lain," tambahnya.

Sejak diluncurkan pada 10 Juli 2019, pengumpulan sampah dilakukan tiga hari dalam sepekan pada Rabu, Jumat, dan Sabtu. Menurut Armansyah, masyarakat merasa terbantu karena rumahnya menjadi bersih sekaligus bisa bersedekah.

"Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Lingkungannya jadi bersih dan ternilai ibadah sedekah," tegasnya.

(Pirman)
Related Hashtags:
#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua