Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kakanwil Kemenag DIY Paparkan Tiga Pilar Wujudkan Moderasi Beragama

Yogyakarta, Bimas Islam --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Edhi Gunawan mengatakan ada tiga pilar dalam mewujudkan moderasi beragama.

“Pilar yang pertama, yaitu komitmen berbangsa dan bernegara. Negara memfasilitasi, ibadah diserahkan kepada masing-masing tokoh agama untuk membimbingnya,” ujarnya pada acara Temu Konsultasi Penanganan Paham Keagamaan dan Identifikasi Paham Keagamaan di Hotel Sahid, Babarsari, Yogyakarta, Selasa (16/3) pekan lalu.

Pilar yang kedua, lanjutnya, terkait toleransi bahwa Indonesia itu plural. Edhi menegaskan dengan keberagaman harus saling melengkapi supaya lebih dinamis.

“Ia mengingatkan untuk mengutamakan musyawarah sebagai pilar ketiga, yaitu saling komunikasi sebagai jalan keluar, dengan dialog, diskusi terhadap persoalan,” kata Edhi dalam keterangan tertulis.

Edhi juga juga meminta seluruh elemen masyarakat dan Tokoh Agama untuk berkontribusi mensosialisasikan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan gerakan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

Hadir pada kegiatan Direktorat Urais Binsyar Ditjen Bimas Islam yang diwakili oleh Kepala Seksi Advokasi dan Penanganan Konflik Tutik Sobariati, Kepala Seksi Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah Kemenag DIY, Tokoh Agama, dan Penyuluh Agama Islam se-DIY yang berjumlah 50 orang dengan penerapan protokol kesehatan.

(Anty)
Related Hashtags:
#Toleransi#ModerasiBeragama#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua