Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kakanwil Kemenag Jateng Ungkap Alasan Banjarnegara sebagai Pusat Pencanangan KUA Model Revitalisasi

Banjarnegara, Bimas Islam -- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, Musta'in Ahmad mengungkap tiga alasan terpilihnya Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarnegara sebagai pusat Pencanangan KUA Model Tahun 2021 sebagai awal dimulainya program Revitalisasi KUA. Menurutnya, pemilihan ini merupakan salah satu strategi dalam mengoptimalkan potensi.

"Banyak potensi yang ada, tapi yang sangat potensial itu ada di Banjarnegara. Pertama, Banjarnegara relatif diuntungkan dari segi sarana dan prasarana. Tanah lebih luas, lebih dari 1000 meter persegi sementara di KUA lain hanya 300 meter persegi," ungkap Musta'in saat ditemui bimasislam di Banjarnegara, Sabtu (29/5/21).

Menurutnya, sarana dan prasarana yang dimulai dari luasnya tanah ini akan menginspirasi KUA lain. Pasalnya, luas tanah akan berkolerasi dengan pembangunan gedung dan sarana lain untuk menyajikan pelayanan yang prima.

"Alasan kedua, Banjarnegara dan Jawa Tengah sudah punya modal berupa data. Data itu nyawanya organisasi. Data pernikahan di Jateng dan Banjarnegara disajikan dengan sangat rapi mulai dari pencatatan sistem lama berupa manual hingga sistem digital seperti sekarang," tambahnya.

Musta'in menerangkan, pencatatan pernikahan di KUA Banjarnegara dilakukan dengan baik dan sudah berlangsung sejak awal berdirinya Kementerian Agama pada tahun 1946.

"Sekarang, layanan digital pun berbasis data. Sebagus apapun alat digital kalau datanya tidak ada maka dia tidak berguna. Begitu pun sebaliknya, data sebanyak dan sebagus apapun akan sulit dieksplore kalau tidak ditunjang alat yang memadai," terang Mantan Kepala Kantor Kemenag Solo ini.

Pada alasan ketiga, Musta'in mengungkapkan siapnya sumber daya alam yang dimiliki KUA Banjarnegara. Katanya, ujung dari Revitalisasi KUA adalah bagaimana agar masyarakat lebih terlayani dengan baik, dan lebih nyaman.

"Ketiga, sumber daya manusia. Meski belum ideal betul, tapi ada Kepala KUA, Penghulu, sejumlah PNS, pramubhakti dan 8 Penyuluh non-PNS," pungkas Musta'in.

Sebagai informasi, Revitalisasi KUA merupakan program unggulan Kemenag di bawah kepemimpinan Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Program ini dimulai dari Pencanangan KUA Model di 6 Provinsi yang berpusat di KUA Banjarnegara, Sabtu (29/5/21) malam.

(Pirman)
Related Hashtags:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua