Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kemenag: Moderasi Beragama Adalah Jalan Tengah

Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) memilih moderasi agama karena merupakan jalan tengah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kamaruddin Amin.

“Moderasi beragama adalah jalan tengah.

Moderasi agama mewajibkan warga bangsa taat pada agamanya dan negaranya. Relijiusitas, nasionalisme wajib hukumnya bagi warga negara,” kata Kamaruddin di Kantor Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

Moderasi beragama, sambung Kamaruddin, tidak memilih menjalankan agama secara konservatif dan tidak pula menjalankan agama secara liberal.

“Moderasi agama adalah jalan tengah antara kiri dan kanan. Kita menghargai perbedaan,kita menghindari kekerasan, menghargai konsensus nasional, nasionalisme kebangsaan,” ujarnya.

Untuk mempromosikan moderasi beragama, Kemenag telah membina 8.200 pendakwah, melibatkan 50.000 penyuluh agama, dan menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam. Moderasi agama diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

(Fadly)

Editor: Sigit
Related Hashtags:
#ModerasiBeragama#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua