Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

KFPI Gorontalo, Kakanwil: Jempolmu Harimaumu

Gorontalo, Bimas Islam --- Perkembangan dunia digital merupakan fenomena yang tidak bisa dihindari. Arus informasi yang cepat dan masif di dunia digital mestinya disikapi secara bijak oleh masyarakat.

Pesan inilah yang disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung saat menutup Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Provinsi di Hotel El-Madinah Asrama Haji, Kota Gorontalo, Selasa (7/6/22).

"Sekarang, mau tidak mau, suka tidak duka, kita harus menambah kecerdasan digital. Dulu kita mengenal ungkapan mulutmu harimaumu. Sekarang kita tambahkan menjadi jempolmu harimaumu," ungkapnya.

Syafrudin menambahkan, mulanya manusia mengenal kecerdasan intelektual. Pemahaman itu berkembang hingga ditemukan kecerdasan emosional dan spiritual. Kini, katanya, manusia juga dituntut memiliki kecerdasan digital.

"Dulu jika seorang suami pergi bertugas ke luar kota, istrinya berpesan agar suaminya menjaga mata dan hati. Sekarang cukup bilang: jempolnya jangan nakal," ungkapnya memberi contoh.

"Meski kecerdasan digital ada di dalam genggaman, masih banyak yang belum memahami dan ini menjadi tugas kita bersama untuk mengedukasi masyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam penutupan KFPI Provinsi Gorontalo, Kabid Bimas Islam, Sulaiman Tungkono, Subkoordinator pada Seksi Penerangan Agama Islam dan Sistem Informasi, Reny Armita Sari, dewan juri pusat dan daerah serta para pemenang.

(Pirman)
Related Hashtags:
#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua