Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Kiat Kepala KUA Ciawigebang Tolak Pungli: Pak, yang Barokah Saja

Kuningan, Bimas Islam --- Menjadi Penghulu sekaligus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) berarti berusaha memberikan teladan kepada masyarakat. Langkah inilah yang coba terus dilakukan Kepala KUA Ciawigebang, Iman Rohiman saat melakukan pencatatan pernikahan dan melayani masyarakat.

"Alhamdulilah tidak ada pungli. Saat masih ada masyarakat yang memaksa memberi, saya selalu katakan: Pak, yang barokah saja," kata Iman kepada bimasislam, Kamis (6/1/22).

"Ini sudah menjadi tugas kami. Kami sudah mendapatkan gaji dari pemerintah," tambah Iman kepada masyarakat yang masih belum memahami.

Iman menambahkan, pernyataan tersebut efektif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Mereka pun urung memberikan pungli kepada Iman dan petugas KUA Ciawigebang lainnya.

"Selain cara tersebut, kami juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui Penyuluh Agama Islam dan saat saya mengisi majelis taklim bahwa menikah di KUA itu nol rupiah, tidak ada biaya apa pun," terangnya.

Melalui upaya yang terus dilakukan ini, tambah Iman, masyakarat makin memahami dan menjadi lebih nyaman saat datang ke KUA untuk mengakses sejumlah layanan keagamaan.

(Pirman)
Related Hashtags:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua