Jakarta, bimasislam --- Dalam rangka melaksanakan layanan berbasis online, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sudah memiliki SIMBI (Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam) dan terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor saat menjadi narasumber kegiatan Rapat Koordinasi Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam Tingkat Pusat di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Rabu (8/8).
Dalam melaksanakan layanan berbasis online, Sesditjen menambahkan, bahwa kita harus benar-benar memahami mengenai layanan berbasis online. "Supaya pelayanan dapat berjalan dengan baik," katanya.
"Kualitas sumber daya manusianya juga harus terus ditingkatkan. Jangan sampai pelayanan kembali menjadi manual," jelas Tarmizi.
Selama ini ada aplikasi Bimas Islam yang datanya tidak berubah setiap tahunnya, oleh karena itu, Sesditjen meminta agar aplikasi-aplikasi yang ada di Bimas Islam terus dilakukan evaluasi. "Mana yang masih aktif melakukan perubahan data, mana yang tidak. Karena hal ini terkait kualitas pelayanan Bimas Islam," tandasnya.
Rapat Koordinasi Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam Tingkat Pusat berlangsung tanggal 8-10 Agustus 2018. Kegiatan ini diikuti 60 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing unit di Bimas Islam yang terkait dengan layanan online, serta peserta dari mitra strategis Bimas Islam di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan lain-lain.
Penulis : nhkurniawan
Editor : nhkurniawan
Foto : bimasislam
Layanan SIMBI, Sesditjen: Pastikan Semua Aplikasi Selalu Aktif
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Kemenag Kembangkan Dakwah Inklusif, Perluas Akses Keagamaan bagi Komunitas Tuli
Kemenag Kembangkan Dakwah Inklusif, Perluas Akses Keagamaan bagi Komunitas Tuli






