Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Melalui BRUS, FKPAI Mandiraja Dorong Remaja Berani Tolak Nikah Dini

Salatiga, Bimas Islam -- Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Mandiraja menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP N 2 Mandiraja, Jumat (25/11). Kegiatan yang diikuti 240 siswa dan siswi dari sekolah tersebut untuk menyosialisasikan pentingnya menikah pada usia yang ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Yani Itsnawati mengajak remaja untuk berani menolak melakukan pernikahan dini. Menurut Yani, menikah dini lebih banyak menimbulkan mudarat ketimbang manfaat.

"Sebagai remaja dan siswa sekolah, kalian harus sibuk dengan kegiatan berkreasi dan berprestasi. Fokuslah dalam belajar, persiapkan dari sekarang untuk menggapai cita-cita yang telah diimpikan. Jika kalian diminta menikah dini, tolak dengan bahasa yang baik," kata Yani.

Yani menjelaskan, pernikahan dini tidak hanya berdampak buruk bagi pasangan suami istri, tetapi juga kepada keturunannya. Sebab, lanjut dia, orang yang menikah dini memiliki angka risiko kematian bayi lebih tinggi, bayi lahir dalam kondisi prematur, kurang gizi, hingga berisiko terkena hambatan pertumbuhan (Stunting).

"Itulah mengapa kemudian diatur bahwa calon mempelai laki-laki maupun perempuan minimal harus sudah berusia 19 tahun. Batas minimal usia itu tidak ditetapkan begitu saja, tapi sudah didiskusikan oleh para ahlinya," jelasnya.

Yani menambahkan, usia sekolah merupakan usia menciptakan cita-cita. Sebab, cita-cita adalah pintu sukses. Cita-cita juga seperti bahan bakar untuk manusia, jika tidak ada cita-cita, maka manusia tidak akan punya tujuan.

"Realisasikan cita-cita dengan belajar tak kenal lelah, tidak mudah putus asa. Berusaha dengan sungguh-sungguh dan yang tak kalah penting selalu berbakti kepada orang tua dan berdoa kepada Allah Swt. Dengan begitu, tidak ada alasan untuk melakukan nikah dini," katanya.

(Rendi)
Related Hashtags:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua