Semarang, bimasislam --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan kembali para penyuluh terkait sembilan seruan ceramah di rumah ibadah.
Hal ini disampaikan Menag saat mendampingi Presiden Joko Widodo bersilaturahim dengan para penyuluh di Jawa Tengah, di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang.
"Menghadapi tahun politik, kami mengingatkan kembali kepada para penyuluh untuk senantiasa mengingat dan menerapkan sembilan seruan ceramah di rumah ibadah. Hal ini penting karena penyuluh agama mempunyai tingkat urgensi dan relevansi yang tinggi di masyarakat," terang Menag, di Semarang, Sabtu (14/04).
Di hadapan 5.711 penyuluh se Jateng, Menag membacakan sembilan Seruan ceramah di rumah ibadah.
Menurut Menag, penyuluh agama merupakan salah satu tulang punggung Kemenag. Penyuluh agama hakikatnya adalah penyambung lidah Pemerintah ke masyarakat. Penyuluh agama juga menjadi salah satu pendukung pembangunan nasional di bidang agama dan keagamaan.
"Penyuluh agama mempunyai kedudukan, peran dan fungsi sangat strategis," tegasnya.
Menag mengatakan, jumlah penyuluh agama saat ini lebih dari 82.185, baik PNS maupun non PNS.
"Bapak Presiden, saat ini, Kami para penyuluh mempunyai aplikasi, utamanya Penyuluh Agama Islam, yakni Aplikasi SKP Penyuluh Agama Islam sebagai tempat untuk berkomunikasi dan tukar informasi," tuturnya.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Pujiyanto
Editor : Khoiron
Menag Ingatkan Penyuluh tentang Sembilan Seruan Ceramah di Rumah Ibadah
Baca Selanjutnya
Lihat semuaKemenag Terbitkan Edaran Salat Istisqa, Tekankan Ikhtiar Spiritual dan Kepedulian Lingkungan
Kementerian Agama menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa untuk merespons kondisi kekeringan, kekurangan air, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






