Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Milad ke-109 Muhammadiyah, Sesditjen: Ormas Islam Bawa Kemajuan Bangsa Indonesia

Jakarta, Bimas Islam --- Dalam rangka memperingati milad ke-109 Muhammadiyah pada 18 November 2021, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengucapkan selamat dan apresiasi atas karya dan pengabdian  Muhammadiyah sebagai salah satu Ormas Islam terbesar di  Indonesia. Muhammadiyah secara resmi berdiri pada 8 Dzulhijjah 1330 H bertepatan dengan 18 November 1912.

Fuad Nasar menyatakan, kehadiran dan kepeloporan Muhammadiyah bagaikan matahari yang menyinari keterbelakangan rakyat Indonesia di masa kolonial Hindia Belanda dan membawa bangsa menuju kemajuan. Dalam keadaan bagaimanapun Muhammadiyah dan seluruh organisasi Islam terus melaksanakan tugasnya di berbagai bidang.

Fuad mengenang ucapan H.S. Prodjokusumo, tokoh Muhammadiyah dan mantan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), di bidang pendidikan Muhammadiyah melaksanakan tugasnya mendidik dan menyerahkan hasil pendidikannya kepada masyarakat. Sebagian besar alumni Perguruan Tinggi Muhammadiyah diserap langsung oleh masyarakat dan di antaranya banyak mendapatkan tempat pengabdian pada instansi-instansi pemerintah. Bahkan untuk Muhammadiyah sendiri hanya sedikit, suatu bukti lagi bahwa Muhammadiyah tidaklah bekerja untuk Muhammadiyah sendiri. Muhammadiyah centris tidak ada.

"Muhammadiyah melalui karya dan pengabdian para kadernya berjasa dalam pembentukan negara nasional dalam hal ini Negara Kesatuan Republik Indonesia, mempertahankan dan mengisinya hingga sekarang," tegas Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Kamis (18/11/2021).

Fuad memaparkan, dalam rentang waktu begitu panjang dan episode sejarah yang gemilang, Muhammadiyah telah membina kecerdasan, kesehatan, dan kesejahteraan jutaan anak bangsa melalui lembaga pendidikan, rumah sakit, dan amal usaha Muhammadiyah di seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

"Kita tidak dapat memutar zaman ke belakang, namun tidak bisa dipungkiri kerinduan dan kebutuhan generasi sekarang terhadap figur panutan dan pemimpin berintegritas yang menyatu dengan umat sangat terasa belakangan ini," lanjut Fuad.

Fuad menyampaikan, salah satu karakter termahal yang disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia adalah kepeloporan dalam membangun kemandirian umat. Serta mengembangkan sikap keberagamaan yang washatiyyah, jalan tengah atau moderat.

"Dalam penanganan pandemi Covid-19, Muhammadiyah menjadi contoh baik organisasi Islam yang inklusif dan bergerak membantu sesama dengan prinsip ta’awun sesuai pesan-pesan universal Islam yang ramah kemanusiaan," ujar Fuad.

Melalui peran dan kontribusi ormas-ormas Islam, lanjut Fuad, diharapkan ruh negara ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, negara yang menghormati norma-norma agama sebagai modal sosial keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, akan terpelihara selamanya dengan perlindungan Allah Swt.

"Selamat Milad ke-109 Muhammadiyah. Semoga semakin sukses sebagai gerakan dakwah dan tajdid, gerakan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan berkemajuan yang mencerahkan bangsa," tutup Fuad.
Related Hashtags:
#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua