Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Penerima Manfaat dari KUA Duren Sawit, Omzet Bertambah dan Buka Cabang Baru

Jakarta, Bimas Islam --- Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung sejak 2020 lalu sangat berdampak negatif, tidak hanya pada kesehatan, melainkan juga perekonomian masyarakat. Hal ini yang dirasakan oleh Siti Nurlela, pemilik Kedai Abehumi yang menjual roti bakar dan berbagai makanan olahan lainnya.

Kedai Abehumi yang didirikan oleh Lela dan suaminya pada 2019 lalu, sempat menutup usahanya selama beberapa pekan karena sama sekali tidak ada pembeli saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di seluruh wilayah zona merah seperti DKI Jakarta.

"Karena bahan baku kita itu roti dan makanan olahan nggak bisa tahan lama, roti itu cuma bisa tahan dua-tiga hari, setelah itu pasti jamuran," jelas Lela kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Kamis (6/1/2022).

Setelah mendapatkan informasi tentang adanya bantuan percontohan ekonomi umat dari Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Duren Sawit, Lela mencoba untuk mengajukan proposal agar bisa mendapatkan bantuan tersebut.

"Alhamdulillah, setelah mendapatkan bantuan tersebut, kami membuka kembali Kedai Abehumi ini. Sejak minggu kemarin, kami juga sudah buka cabang di Kampung Tipar, nggak jauh dari sini," ungkap Lela.

Lela mengaku, sejak mendapatkan bantuan berupa modal usaha, pendampingan, dan pelatihan dari Penyuluh KUA Duren Sawit dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar, omzet usahanya kini sudah mulai meningkat.

"Kita jadi tahu ilmunya bagaimana promosi melalui sosial media, itu yang saya paling saya rasakan manfaatnya karena cukup berhasil mendatangkan pembeli ke sini," tutupnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Honorer KUA Kecamatan Duren Sawit, Syukron Makmun mengaku selalu memberikan pendampingan setiap dua pekan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan usaha para penerima manfaat setelah mendapatkan bantuan dari program percontohan ekonomi umat.

"Kedai Abehumi ini telah memenuhi syarat kelompok sasaran yakni pasangan pengantin muda dan usahanya terdampak pandemi Covid-19," terangnya.

(Boy)
Related Hashtags:
#Zakat#KUA#PenyuluhAgama#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

Contributors & Work Unit

Click any contributor or work unit to explore related news.

Reporter
Bimas Islam
Reporting & News WritingView reporter articles
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Copy Editing & CurationView editor articles
Photographer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Visual & Photo DocumentationView photo archives
Work Unit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenView unit news
Officially published by the Ministry of Religious Affairs RI.

Baca Selanjutnya

Lihat semua