Bogor, bimasislam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam, Muhammad Agus Salim, menyampaikan beberapa catatan reflektif saat mewakili Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin pada pembukaan Rapat Akhir Tahun Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Tahun 2018, Rabu (5/12). Di hadapan 68 peserta rapat, Agus mengajak untuk sama-sama mengevaluasi beragam kelemahan program dan kebijakan yang sudah dijalankan untuk kemudian dapat dibenahi di masa mendatang.
“Ibarat sebuah kompetisi olah raga, rapat evaluasi akhir tahun ini merupakan momen reflektif untuk melihat beberapa kelemahan program yang sudah dijalankan dan tentu saja hasilnya akan menjadi strategi perbaikan di waktu yang akan datang,” ungkap Agus.
Sosok direktur yang merupakan mantan pejabat di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI ini, memberikan pengalamannya terkait temuan beberapa kelemahan program layanan yang umum melekat pada lembaga pemerintahan, termasuk di dalamnya Kementerian Agama.
“Dalam pengalaman kami, ada 6 catatan evaluasi yang umumnya melekat pada lembaga pemerintahan yang ada, antara lain pertama lemahnya sistem perencanaan, kedua rendahnya pemahaman terhadap aturan, ketiga kurangnya disiplin individu, keempat kurangnya jumlah sumber daya manusia, kelima kurangnya kompetensi pegawai hingga lemahnya kemampuan bekerjasama internal maupun lintas sektoral” jelas Agus.
Untuk mengatasi pekerjaan rumah tersebut Agus kembali mengingatkan pentingnya melakukan pembenahan secara intensif yang diinisiasi oleh masing-masing satuan kerja organisasi dengan dukungan kerjasama kolektif, baik di level internal maupun eksternal.
Kegiatan rapat yang berlangsung selama 3 hari (5-7/12) ini, bertempat di Hotel Arch Kota Bogor dan dihadiri 68 orang peserta terdiri dari Kepala Bidang Urais Binsyar, Penyelenggara Syariah dan pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Penulis: Syafaat
Editor: Jamal M Marki
Foto: Bimasislam
Rapat Evaluasi Urais Bisnyar, Direktur: Benahi Kelemahan, Perkuat Kemampuan Kerjasama
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT






