Alissa Wahid: Tanamkan Nilai Kebaikan Pada Anak Sejak Dini

Jakarta, Bimas Islam --- Psikolog Keluarga Alissa Wahid mengatakan, kemajuan teknologi informasi memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Di sisi lain, perkembangan tersebut membuat paham intoleran semakin mudah tersebar hingga ke ruang-ruang privat dalam keluarga. Hal itu disampaikan Alissa usai Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag di Jakarta, Rabu (7/4)

“Salah satu tugas manusia adalah menjadi khalifah fil ardh yaitu membangun kemaslahatan di muka bumi. Ini bermakna kita memberikan hal-hal yang baik di mana kita menjadi kontributornya, memberikan sumbangsih bagi kemaslahatan. Itu yang harus kita tanamkan pada anak-anak kita sejak kecil,” kata Alissa kepada bimasislam.

Alissa menegaskan, nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan kepada anak sejak mereka masih kecil adalah sebuah keharusan. “Kita harus menanamkan kepada anak-anak kita bahwa kita bukan hanya orang baik, tetapi juga orang yang membawa kebaikan. Bukan hanya saleh tapi juga muslih, bukan hanya salihah tapi juga muslihah,” ujarnya.

“Jadi nanti kalau anak-anak kita diajak berbuat hal-hal yang jauh dari kebaikan, diajak melakukan tindakan yang membahayakan banyak orang, di kepalanya sudah benteng bahwa berislam itu harus membawa kebaikan bukan membuat kerusakan,” sambungnya.

Putri Presiden RI keempat ini menambahkan, Islam mengajarkan bahwa menghindarkan kerusakan itu lebih tinggi prioritasnya daripada memperoleh kebaikan. Dalam sebuah kaidah dikatakan darul mafasid muqoddamun 'ala jalbil mashalih walaupun orang mendapatkan kebaikan dari tindakan itu maka tetap prioritasnya adalah menghindarkan dari kerusakan.

“Kalau misalkan ada ajakan ‘dia orang nonmuslim, demi kita membela agama kita harus menghancurkan dia.’ Nah nanti anak-anak kita sudah punya bekal bahwa menghindari kerusakan itu lebih tinggi dari membela agama dalam keadaan damai. Moderasi beragama itu seperti itu, moderasi beragama bukan menjadi lembek, tapi justru jelas menanamkan nilai-nilai agama,” pungkasnya.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua