Angka Pernikahan di Jakarta Timur Turun Sepanjang 2020

Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur mencatat adanya penurunan angka pernikahan sepanjang tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Jakarta Timur, Luqman HT.

"Biasanya kalau per tahun itu angka pernikahan mencapai 18.000, tapi tahun ini ada sekitar 16.000, atau turun sekitar 2.000 dibandingkan tahun sebelumnya," papar Luqman pada Rabu (10/3).

Luqman memperkirakan penurunan angka pernikahan ini akibat pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, sehingga ada beberapa pengantin yang memutuskan untuk menunda pernikahan mereka.

"Namun kemungkinan juga mereka menikah secara agama dulu sehingga belum tercatat di KUA setempat. Tapi hal itu masih kami cari tahu dulu tentang angka pastinya," imbuhnya.

Pasangan pengantin yang belum tercatat di KUA, lanjut Luqman, akan diupayakan untuk mengikuti isbat nikah yang nantinya akan diadakan oleh Kankemenag Jakarta Timur, agar pernikahan mereka tercatat dan diakui oleh negara.

"Nanti kami akan menggandeng pihak dari Pengadilan Agama, dan Disdukcapil agar ketika buku nikah sudah kami keluarkan, juga langsung tercatat di kedua lembaga tersebut," tutupnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#InfoNikah#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua