Bantu Korban Longsor, Penyuluh Agama Islam Lumajang Salurkan Makanan dan Uang

Lumajang, Bimas Islam --- Kabupaten Lumajang kembali berduka. Belum usai akibat banjir pekan lalu, warga di Kedungjajang dan Sawaran Kulon terdampak longsor.

Menyikapi musibah yang datang silih berganti, Penyuluh Agama Islam di Lumajang bergerak memberikan bantuan kepada para penyintas longsor.

"Kami Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lumajang bergerak didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam dan dan Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang langsung menuju lokasi longsor untuk membantu para korban," kata Penyuluh Agama Islam Lumajang, Sriwanti kepada Bimas Islam, Kamis (4/3/21).

Wanti bersama rekan-rekannya sesama penyuluh menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai. Wanti berkisah, banyak korban kehilangan harta akibat longsor.

"Ada warga, namanya Ngatmari, usianya 70 tahun. Saat lelap dalam tidurnya, tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Ia dan para warga berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri tanpa membawa apa-apa. Rumahnya habis ditelan longsor," tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Wanti bersama para penyuluh lainnya segera melakukan koordinasi untuk mengumpulkan bantuan. Warga sangat bergembira saat menyambut kedatangannya.

"Kami berikan bantuan berupa barang seperti pakaian layak pakai, makanan siap saji, dan uang tunai. Kami juga membawa paket sembako berisi mie instan, air mineral, makanan ringan dan kue basah," pungkasnya.

(Pirman)

الوسوم المتعلقة:
#BinaSyariah#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua