Bimas Islam Siap terapkan Transaksi Non Tunai

Jakarta, bimasislam—Setelah diluncurkan 30 Oktober 2017 lalu oleh Menteri Agama, Seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama akan menerapkan transaksi pembayaran secara non tunai mulai 1 Januari 2018. Penerapan transaksi non tunai ini merupakan tonggak sejarah Ditjen Bimas Islam. Karena itulah, guna mensukseskan penerapan non tunai, Ditjen Bimas Islam selain mensosialisasikan kepada seluruh satker, juga melakukan beberapa persiapan teknis.
 
Bertempat di Ruang Rapat Lt. 6 Kementerian Agama, Dirjen Bimas Islam hari ini, Jum’at (2/2), menggelar rapat koordinasi teknis pelaksanaan transaksi non tunai bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan. Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat eselon II dan III pada Ditjen Bimas Islam.
 
Dalam paparannya, Dirjen Bimas Islam menjelaskan kesiapan penerapan non tunai. Menurutnya, seluruh pegawai telah menyatakan kesiapan, juga didukung kesiapan sistem yang akan mendorong kelancaran kebijakan ini.
 
“Kita sudah memastikan transaksi non tunai ini akan berjalan lancar. SDM dan juga infrastruktur sudah kami siapkan,” tegasnya.
 
Muhammadiyah Amin kembali menjelaskan, kebijakan non tunai akan diberlakukan hingga satker Bimas Islam di daerah. Namun demikian, pihaknya juga masih menerapkan transaksi tunai khususnya terkait dengan masyarakat umum yang terlibat dalam kegiatan bimas Islam.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Agama berharap agar kebijakan ini diimplementasikan dengan baik.
 
“Saya minta semua satuan kerja dalam Kementerian Agama, mulai 1 Januari 2018, semua transaksi kita lakukan secara non tunai,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat membuka resmi serta memberi arahan pada Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran Triwulan III Kementerian Agama Tahun 2017 sekaligus Peluncuran Transaksi Pembayaran Non Tunai pada Kementerian Agama di Jakarta, Senin (30/10/2017).
 
(Jaja/foto: bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.