Buka Workshop SIMKAH, Zainal Mustamin: Transformasi Digital Atasi Penyelewengan

Kendari, Bimas Islam -- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag), Zainal Mustamin mengatakan, transformasi digital dalam layanan Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan upaya mengatasi penyelewengan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Workshop SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) Generasi 4 Angkatan I bertajuk 'Meningkatkan Kredibilitas Layanan Pencatatan Nikah', Kamis (30/3/2023) di Kendari, Sulawesi Tenggara.
 
"Kita terus mengembangkan sistem ini. Diharapkan, SIMKAH dapat menjawab berbagai problem KUA terkait pengaduan masyarakat tentang penyelewengan pencatatan nikah," ujarnya.
 
"Semua itu tidak selesai dengan nasehat, tapi harus ada intervensi dengan sistem. Sistem memaksa orang untuk tidak melakukan penyelewengan," imbuh Zainal.
 
Zainal mengatakan, kegiatan yang diikuti sejumlah operator SIMKAH dari berbagai daerah ini dihelat sebagai dukungan untuk mewujudkan cita-cita KUA, yakni memberi layanan yang prima.
 
"Kegiatan ini kita dedikasikan untuk memberi dukungan terhadap cita-cita kita, agar KUA memberi layanan prima," ucap Zainal.
 
Menurutnya, masyarakat sudah mulai menggunakan sistem digital di semua lini kehidupan, dan ke depan akan beralih sepenuhnya pada sistem digital.
 
Dikatakannya, Kemenag terus berupaya melakukan pembaharuan dengan melengkapi fitur, menguatkan keamanan, dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak terkait pengembangan aplikasi SIMKAH.
 
"Ke depan kita akan mendiskusikan untuk seluruh KUA menggunakan sistem ini. Kebutuhan kita terhadap teknologi baru akan terus berkembang. Harus terus ditingkatkan. SDM (Sumber Daya Manusia) kita belum semuanya memiliki kapasitas yang sama," ungkap Zainal.
 
Ia mengatakan, digitalisasi perlu diperkuat dan diterapkan secara masif, agar tidak ada lagi peluang melakukan pelanggaran.
 
"Cara kita untuk mengurangi pelanggaran ini, adalah bagaimana sistem digitalisasi diperkuat dan berlakukan secara masif," jelasnya.
 
Ia menambahkan, transformasi digital juga harus diimbangi dengan integritas pengelolanya. "Keduanya harus jalan. Harus dibangun dengan dua hal utama: sistem yang kuat dan keteladanan untuk sungguh-sungguh melaksanakan sistem itu dengan benar," pungkasnya.
 
Kegiatan Workshop SIMKAH Generasi 4 Angkatan I ini digelar selama tiga hari, Kamis-Sabtu, 30 Maret hingga 1 April 2023. Kegiatan ini diikuti sejumlah operator SIMKAH kabupaten/kota seluruh Indonesia.
 
Mr
الوسوم المتعلقة:
#39#InfoNikah#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua