Berita
Jakarta, bimasislam--  Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Machasin menghimbau kepada seluruh perencana program di seluruh Indonesia agar memperhatikan kebutuhan masyarakat secara seksama.
 
“Program kita harus bisa memberikan respon yang cukup terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat, program harus menyentuh masyarakat”, kata Machasin, Rabu (22/6) saat memberikan arahan pada acara Rapat Koordinasi Nasional Ditjen Bimas Islam, di Jakarta.
 
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini juga menegaskan, bahwa setiap program yang dibuat Ditjen Bimas Islam harus memberikan pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat.
 
“Ingat, setiap program yang kita buat tidak hanya memberikan output yang jelas  tetapi outcome atau pengaruh terhadap kehidupan masyarakat juga harus jelas”, tegas Machasin.
 
Untuk mewujudkan program yang berkualitas seperti yang diinginkannya, Machasin menyebut perencanaan pogram Ditjen Bimas Islam harus sesuai dengan program prioritas. “Wujud perencanaan adalah money follow program”, ujarnya.
 
Hadir saat pembukaan Rakornas, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Muhammad Tambrin serta Kepala Bagian Perencanaan, Alatief.
 
Rakornas ini berlangsung selama tiga hari, 22-24 Juni 2016. Diikuti oleh 188 peserta yang terdiri dari para Kepala Bidang dan Kasubag Perencanaan dari seluruh Indonesia. Selain itu, para pejabat eselon 3 dan 4 Kementerian Agama Pusat juga turut dilibatkan.
 
(syam/bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…