Jakarta, Bimas Islam ---
Menteri Agama Fachrul Razi Jumat pagi (07/02) mendampingi Presdiden Jokowi meninjau renovasi bangunan Masjid Istiqlal.
Pantauan Humas, Menag tiba di kawasan Masjid Istiqlal sekitar 08.18 WIB atau sekitar 30 menit sebelum iringan mobil RI 1 masuk ke kawasan Istiqlal. Selain Menag, tampak hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan kontraktor pelasaksana Renovasi Masjid Istiqlal.
"Ini adalah renovasi besar yang sudah direncanakan sejak 40 tahun yang lalu. Anggaran renovasi ini menelan biaya cukup gede, 475 miliar. Anggaran itu digunakan untuk memperbaiki lantai, mengganti karpet,
lighting, soundsystem, basement parkir juga pembangunan lanskap, interior, dan eksterior," kata Jokowi kepada awak media.
"Kita harapakan nanti sebelum Ramadhan renovasi ini sudah selesai dan bisa dipakai," sambung Jokowi.
Presiden Jokowi mengawali peninjauan renovasi dengan melihat dari dekat renovasi di sejumlah titik, di antaranya mihrab. Desain mihrab Istiqlal saat ditinjau Presdien didampingi Menag masih terbungkus plastik.
Di dalam masjid, Presiden Jokowi dan rombongan mendapat penjelasan terkait interior bangunan utama masjid terbesar di Asia Tenggara ini. Di antaranya bentangan karpet baru yang nantinya didatangkan dari negara Turki serta lighting, tata suara dan mesin pendingin udara. Presiden kemudian melanjutkan peninjauannya ke selasar, kawasan parkir, pelataran dan penataan sungai.
Jokowi menambahkan dalam renovasi Masjid Istiqlal ini nantinya akan dibangun terowongan silaturahmi yang berfungsi sebagai penyeberangan. "Insya Allah, Mei renovasi ini sudah selesai," tandas Jokowi.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : benny andriyos
Editor : Khoiron
Didampingi Menag, Presiden Tinjau Renovasi Masjid Istiqlal
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






