Direktur Penais: Kebudayaan Perlu Pencatatan dan Dokumentasi

Cirebon, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Ahmad Zayadi menyampaikan, budaya merupakan  wadah yang mampu menampung berbagai ekspresi, termasuk ekspresi keagamaan. Karenanya, budaya mesti terus dijaga,  karena dinamikanya sangat luar biasa.
 
“Karena budaya adalah wadah, jadi kita harus berupaya untuk memajukannya, adaptif sesuai dinamika dan tantangan zamannya" ujar Zayadi dalam FGD Pedoman Repositori Seni Budaya dan Khazanah Islam Nusantara di Cirebon, Kamis (31/8/2023).
 
Tak hanya dimajukan, menurut Zayadi, budaya juga memerlukan pencatatan, pendokumentasian, bahkan pengkonservasiannya.
 
"Kebudayaan mesti dirawat, dikonservasi sehingga adil dan imbang, antara pemajuan dan konservasi" terangnya.
 
Ia pun mengapresiasi Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam bersama Badan Riset Inovasi Nasional, Litbang Kemenag, IAIN Cirebon dan Universitas Islam Bunga Bangsa yang telah memberi perhatian terhadap kebudayaan Islam.
 
“Apabila kita tidak mendokumentasikannya  dengan baik, akan banyak keturunan kita, henetasinyanh akan datang yang tidak mengenali jati diri bangsa yang sebenarnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan repository agar tidak terjadi missing link,” tandasnya.
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua