Dirjen Bimas Islam Ingatkan Peran Sentral Amil & Nazir

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, kembali mengingatkan pentingnya peran nazir dan amil dalam kegiatan zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf).

“Hasil penelitian kita menunjukkan kedua elemen ini ternyata literasinya, kapasitasnya masih rendah. Oleh karena itu program prioritas kita di Kemenag salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kapasitas amil dan nazir ini,” kata Kamaruddin di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Kamaruddin menyebut, peran nasir dan amil sangat sentral dalam kegiatan Ziswaf.

“Diantara yang paling sentral dalam wakaf kita adalah nazir dan amil, nazir untuk wakaf dan amil untuk zakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, untuk meningkatkan kualitas kegiatan Ziswaf, serta meningkatkan kapasitas amil dan nazir, Kementerian Agama bersama Kementerian Tenaga Kerja telah mengeluarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Zakat dan Wakaf. SKKNI ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (KMK) Nomor 30 Tahun 2021 Bidang Zakat dan Nomor 47 Tahun 2021 Bidang Wakaf. Kedua SKKNI tersebut berlaku selama 5 tahun sejak disahkan.

(Fadly)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua