Berita
Jakarta, bimasislam— Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Machasin, menerima kunjungan Sam Toglaw, seorang peneliti dari Australian College of Kuwait, terkait penerbitan Buku Saku Nabi Muhammad SAW dalam Bahasa Indonesia. Dirjen ditemani Kasubdit  Pengembangan MTQH, Udin Saifuddin Muhidin, dan Kasi Pemberdayaan dan Pembinaan LPTQ, Helmi Saltian, menerima peneliti yang juga merupakan asisten profesor itu di ruang kerjanya, di Gedung Kementerian Agama lantai 6, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Jumat (22/05).
 
Kunjungan resmi tersebut bertujuan untuk tukar menukar informasi berkaitan dengan penerbitan buku sejarah kehidupan Nabi Muhammad Saw dan promosi Islam di Indonesia. Dalam pertemuan itu, selain meminta referensi, Toglaw juga berharap Kementerian Agama dapat melakukan verifikasi atas buku yang akan disebarkan di seluruh Indonesia itu. ­­­­­­Hal ini diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis, untuk menghindari kesalahan penulisan dalam penyebaran Islam di Nusantara.
 
Dirjen Bimas Islam menyambut baik rencana penyebaran buku Nabi Muhammad yang dikaitkan dengan penyebaran Islam di Indonesia tersebut.  Dirjen merekomendasikan agar Toglaw melengkapi referensinya dengan melakukan studi ke lembaga-lembaga kompeten seperti Pengelola Masjid Istiqlal, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, juga Pengelola Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, dan Masjid Agung Demak. (ska/foto:bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…