Jakarta, bimasislam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin mendorong instansi yang dipimpinnya terus meningkatkan kualitas pelayanan materi dakwah melalui aplikasi digital. Hal itu perlu dilakukan agar materi dakwah yang disediakan dapat langsung digunakan para pelaku dakwah di seluruh pelosok negeri.
“Sekarang eranya teknologi informasi, bukan lagi eraya dakwah tatap muka, kita harus siap dengan cara memperbanyak materi bermuatan dakwah yang dapat diakses melalui internet”, terang Dirjen saat membuka FGD Peningkatan Kualitas Layanan Artikel Dakwah Jurnal Bimas Islam melalui OJS yang diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam, di Jakarta, Rabu (10/7).
Dikatakan Dirjen, diterapkannya Open Journal System (OJS) dalam menyajikan artikel Jurnal Bimas Islam merupakan langkah progresif dan telah sesuai dengan semangat dakwah di era teknologi informasi.
“Saya memberi apresiasi atas kerja keras teman-teman Redaktur Jurnal Bimas Islam yang telah membawa Jurnal ini mendapatkan akreditasi. Dakwah tidak lagi berhadapan langsung dengan masyarakat, beda dengan dahulu yang langsung bertatap muka dengan masyarakat”, terang Guru Besar Ilmu Hadis ini.
Penyajian jurnal, lanjut Dirjen, sebelum era digital yaitu masih manual dan konvensional seperti halnya sebuah buku, namun kini tersajikan secara luas dan bisa diakses secara digital.
Saat ini, Dirjen menambahkan, Ditjen Bimas Islam serius dalam menyajikan materi dakwah atau materi bimbingan agama Islam berbasis digital untuk menjangkau generasi millenial agar dapat diakses secara luas.
“Jurnal sebagai media dakwah yang efektif dalam menyampaikan informasi karena Jurnal tergolong referensi primer, informasi yang disajikan bersifat original berupa ide, gagasan dan hasil penelitian seorang peneliti”, pungkasnya.
FGD ini diikuti para pengelola Jurnal Bimas Islam, Jurnal Litbang Kementerian Agama, Jurnal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jurnal Isntitut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran Jakarta dan beberapa penulis senior. Dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2019.
Penulis: syamsuddin
Editor: syamsuddin
Foto: bimasislam
Dirjen Dorong Kualitas Layanan Materi Dakwah melalui Digital Ditingkatkan
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT






