Pontianak, bimasislam --- Gelaran Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) Nasional XXV telah berlangsung sejak tanggal 27 Juni 2019. Dan hari ini, Kamis (4/7) dilangsungkan final cabang lomba yang ada di lima Venue.
Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat Ridwansyah dan Asisten II Setda Kalimantan Barat Syarif Kamaruzaman menghadiri malam final STQHN 2019 di Alun-alun Kapuas kota Pontianak.
Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan final STQHN 2019 melalui layar besar yang disediakan panitia di sekitar Alun-alun Kapuas. Tahap final diikuti oleh tiga finalis putra dan tiga finalis putri yang berhasil lolos pada tahap penyisihan.
Pantauan humas bimasislam, tiap Venue dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan final STQHN XXV 2019.
Adapun kelima Venue tersebut adalah: pertama, Alun-alun Kapuas untuk cabang Tilawah Golongan anak dan Dewasa; kedua, Masjid Raya Al Mujahidin untuk cabang 10 dan 20 Juz;
Ketiga, Tugu Katulistiwa Pontianak untuk cabang 1 dan 5 Juz Tilawah;
keempat, Universitas Tanjungpura untuk cabang Tahfidz 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab; dan kelima, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak untuk cabang Musabaqah Al-Hadis Golongan 100 Hadis dengan sanad dan Golongan 500 Hadis tanpa sanad.
Sebagai informasi, selama pelaksanaan STQH Nasional, pembawa acara hanya menyebutkan nomor peserta tanpa menyebutkan nama dan provinsi asal saat melakukan pemanggilan, hal ini untuk menghindari subyektifitas dari Dewan Hakim.
Penulis: nhkurniawan
Editor: nhkurniawan
Foto: bimasislam
Dirjen Hadiri Malam Final STQH Nasional 2019
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Kemenag Kaji Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ, Komisi VIII: Ayo Bangun Gelombang Penyadaran
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT
Wamenag Bahas Insersi Kurikulum dan Naskah Akademik RUU Terkait Penyebaran Budaya LGBT






