Berita
Jakarta, ­bimasislam—Dirjen Bimas Islam, Machasin mengajak Masyarakat Muslim untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban.  Mantan Kepala Badan Litbang Kemenag itu mengatakan sudah lama masjid di seluruh dunia hanya difungsikan sebagai tempat ibadah. “Adalah hal yang tepat, jika kita mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban,” kata Machasin saat memberikan sambutan pada pameran “Indonesia Syariah Festival (INSYAF) 2015 di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (26/06). Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Menko UKM, Agus Muharram dan sejumlah pejabat Badan Pengelola Masjid Istiqlal.
 
Dikatakan Machasin, peradaban berbasis syariah tidak perlu dipahami dengan pandangan yang menakutkan. “Kata Syariah, selama ini dipahami sebagian orang demikian menyeramkan, kejam, dan sebagainya. Padahal bagian-bagian syariah itu luas, seperti produk halal, pakaian islami, keluarga sakinah, dan sebagainya. Hal-hal semacam ini tentu jauh dari kata menakutkan.” tambahnya.
 
Atas nama Menteri Agama, Guru Besar Sejarah Kebudayaan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, itu menyambut baik Pameran Indonesia Syariah Festival (INSYAF). Pameran ini sendiri diselenggarakan selama 10 hari mulai tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2015 mendatang. Selain diikuti oleh sejumlah pelaku usaha kecil dan menegah, lembaga keuangan dan perguruan tinggi, pameran ini juga menghadirkan dialog di bidang pendidikan dan ekonoi syariah. (jm/sk/bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…