Dirjen: Pemberdayaan Ekonomi Umat Jawab Tantangan Keluarga di Indonesia

Jakarta, Bimas Islam -- Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dapat menjawab tantangan dan persoalan kualitas keluarga di Indonesia. 
 
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin saat memberi arahan pada kegiatan Workshop Kewirausahaan Pemberdayaan Ekonomi Umat di Jakarta, Senin (24/7/2023).
 
Indonesia, imbuhnya, masih memiliki sejumlah persoalan keluarga seperti perceraian, penelantaran anak, stunting, dan kekerasan dalam rumah tangga. Menurut Dirjen, salah satu penyebab terjadinya persoalan-persoalan tersebut adalah kesiapan ekonomi.
 
“Salah satu penyebab utamanya adalah persoalan ekonomi,” ucapnya.
 
Ia berharap, program Pemberdayaan Ekonomi Umat dapat menjadi stimulus untuk menciptakan keluarga yang sejahtera, sehingga bisa membangun generasi yang berkualitas.
 
“Saya berharap, semoga semangat ini bisa ditularkan kepada yang lainnya, semoga bisa bermanfaat menjadi stimulus yang berkelanjutan sehingga keluarga-keluarga di Indonesia menjadi keluarga yang tangguh dan sejahtera. Keluarga yang membangun generasi berkualitas di Indonesia, generasi yang religius, karena bapak ibunya punya komitmen untuk membangun rumah tangga yang bermutu dan kualitas,” pungkasnya.
 
Peserta kegiatan Workshop Kewirausahaan Pemberdayaan Ekonomi Umat Tahun 2023 terdiri dari 120 penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat tahun 2021 dan 2022 dari seluruh Indonesia.
الوسوم المتعلقة:
#KUA#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua