Jakarta, bimasislam --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri Silaturahmi Kamtibnas Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda tahun 2018. Acara yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai perwakilan ormas keagamaan, pemuda dan tokoh masyarakat.
Silaturahmi digelar di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/07).
Pantauan di STIK, Menag Lukman Hakim tampak memasuki lokasi acara sekitar pukul 09.35 WIB. Silaturahmi Kamtibnas 2018 mengusung tema "Wujudkan Pemilu 2019 Yang Aman dan Damai” secara resmi dibuka Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol Lutfi Lubianto dan turut dihadiri perwakilan KPU, Polri dan Bawaslu RI.
Menag Lukman Hakim dalam dialog Silaturahmi Kamtibnas 2018 yang dipandu Direktur Utama TVRI Helmi Yahya mengapresiasi gelaran silaturahmi yang tidak sekadar menjadi sosialisasi tekait hajat lima tahun (Pileg dan Pilpres 2019) namun juga sekaligus cara bangsa Indonesia menjaga dan memelihara keindonesiaan.
"Karena kita hakekatnya bersaudara meskipun realitasnya kita majemuk dan beragam. Semogra tradisi baik ini terus berlangsung hingga di masa mendatang.
Dari perspektif agama, Menag Lukman Hakim menambahkan agama hakekatya adalah menebarkan kedamaian. Agama apapun inti pesannya adalah memanusiakan manusia agar harkat martabat manusia terlindungi dan terpelinhara dengan sebaikn-baiknya.
"Pesan inti agama bagaimana agar kehidupan manusia senatiasa berada dalam suasana damai. Islam misalnya salam 'menyapa orang' itu tidak sekadar doa keselamatan namun juga komitmen dengan mengucap salam saya menjamin saudara senantiasa berada dalam keselamatan dan kedamaian," kata Menag.
"Mengapa kedamaian sangat diperlukan dalam agama, sebab dalam wilayah yang damai lah nilai-nilai agama bisa diamalkan," sambung Menag.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : benny andriyos
Editor : Khoiron
Hadiri Silaturahmi Kamtibnas, Menag: Hakekat Agama Menebarkan Kedamaian
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Kemenag Buka Sertifikasi Amil 2026, Siapkan 110 Peserta di Dua UIN
Kemenag Kembangkan Dakwah Inklusif, Perluas Akses Keagamaan bagi Komunitas Tuli
Kemenag Kembangkan Dakwah Inklusif, Perluas Akses Keagamaan bagi Komunitas Tuli






