Jakarta, bimasislam --- Lomba Video Blog (vlog) mengangkat tema “Situs Sejarah Kebudayaan Islam di Nusantara”yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dengan hadiah total Rp. 64 juta telah mencapai babak final.
Lomba ini telah menjaring ratusan vlog untuk menjadi pemenang. Ratusan vlog yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini berdurasi dua sampai sepuluh menit.
Melalui proses seleksi yang sangat ketat dan perundingan, Dewan Juri menetapkan enam vlog terbaik yang terpilih sebagai finalis, nantinya keenam video finalis ini nanti akan discreening lagi untuk ditetapkan urutan juaranya oleh Dewan Juri.
“Semua video yang masuk sangat luarbiasa, keputusan Dewan Juri ini tidak bisa diganggu gugat. Oleh sebab itu, kepada yang belum beruntung, tetap semangat dan teruslah berkarya!,” demikan disampaikan Kepala Subdirektorat Seni, Budaya, Siaran Keagamaan Islam Jalal Suyuti, di Jakarta, Sabtu (3/11).
“Para pemenag akan dihubungi panitia, serta pengumuman dan pembagian hadiah akan dilaksanakan pada tanggal 8 November 2018 mendatang,” tambah Jalal.
Ikuti terus akun instagram Bimas Islam karenaakan ada event-event menarik lain seperti Coaching/Pelatihan Pembuatan Video Pendek, Pelatihan Fotografi, dan juga lomba-lomba denganhadiah menarik lainnya. Selamat kepada para finalis!
Penulis : siaran pers
Ini Dia Pemenang Vlog Bimas Islam
Baca Selanjutnya
Lihat semuaGelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Materi Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ Target Masuk Kurikulum Mulai Akhir 2026
Materi Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ Target Masuk Kurikulum Mulai Akhir 2026
Kemenag Perluas Integrasi Data Nikah, Perceraian, dan Kependudukan
Kemenag Perluas Integrasi Data Nikah, Perceraian, dan Kependudukan






