Ini Strategi Dirzawa Berdayakan Ekonomi Masyarakat Melalui Zakat Produktif

Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengungkapkan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program zakat produktif. Menurutnya, amil harus cermat menilai mustahik yang akan diberi bantuan.

"Untuk mustahik yang sudah mempunyai usaha, sebaiknya langsung diberi bantuan. Sedangkan bagi mustahik yang belum memiliki usaha, diberi pelatihan dulu agar terampil," ujar Tarmizi dalam acara Kelas Literasi Zakat dan Wakaf melalui channel Youtube Literasi Zakat Wakaf, Kamis (22/9/2022).

Tarmizi menjelaskan, bantuan zakat produktif harus disesuaikan dengan potensi yang ada di wilayah masing-masing. Hal ini, lanjutnya, akan mempermudah pemetaan strategi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Misalnya, jika di wilayah pesisir pantai, maka bantuan yang pas adalah perahu, jala, dan kail karena penduduknya pasti berprofesi sebagai nelayan," lanjutnya.

Tarmizi menambahkan, selain memberikan bantuan, para penerima manfaat juga harus terus dibimbing dan dilatih agar tujuan program zakat produktif untuk mewujudkan kesejahteraan dapat terwujud.

"Karena jika tidak dibimbing dan dilatih, nanti mereka akan kebingungan untuk menjalankan usahanya dan gagal di tengah jalan," pungkasnya.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua