Ini Tantangan Pengembangan Zakat dan Wakaf di Fakfak

Fakfak, Bimas Islam --- Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Fakfak, Irian Barat Jumroni mengatakan, ada tantangan yang harus dihadapi dalam mengembangkan zakat dan wakaf di Fakfak.

“Tantangan zakat di Fakfak adalah pengumpulan yang masih tradisional,” katanya di Fakfak saat dihubungi via pesan Whatsapp, Kamis (15/7).

Jumroni menjelaskan, tradisional maksudnya adalah menunaikan zakat langsung ke mustahik dan zakat maal hanya ditunaikan saat akhir ramadan.

“Kebanyakan yang menunaikan zakat profesi hanya ASN, masyarakat swastanya bisa dihitung jari,” ujarnya.

Jumroni mengatakan, untuk tantangan wakaf adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk mewakafkan hartanya untuk wakaf produktif. Padahal potensi wakaf sangatlah besar.

“Masyarakat hanya mewakafkan hartanya untuk masjid dan musala, selain itu belum ada,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#Ramadan#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua