Kembangkan Wakaf Produktif, Kemenag: Perlu Libatkan Investor

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor menginginkan ada peran investor untuk berinvestasi dalam mengembangkan wakaf produktif. Sebab, saat ini pengembangan wakaf kurang maksimal, hanya sebatas pembangunan masjid, pemakaman, dan lainnya.

“Saya rasa perlu melibatkan investor untuk bisa kerja sama dalam pengembangan wakaf produktif. Karena pada umumnya tanah wakaf sebatas keperluan sosial, makanya perlu ada investor yang bisa bantu dalam rangka untuk mengembangkan aset-aset tanah wakaf ini," katanya saat ditemui di Kantor Kemenag Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (24/03).

Sejalan dengan itu, Direktur mengatakan pihaknya akan mengembangkan kompetensi nazhir. Sebab, tingkat profesionalisme nazhir di Indonesia masih rendah sehingga tanah wakaf seluas 522.517 ribu meter persegi cenderung dibiarkan begitu saja.

"Ke depan, kalau orang ditunjuk jadi nazhir ini sudah punya kompetensinya dan tidak semua orang boleh jadi nazhir, karena kami ingin kembangkan tanah wakaf ini menjadi aset produktif," ucapnya.

Untuk diketahui, nazhir merupakan pihak yang menerima harta benda wakaf dari wakif (pemberi wakaf) untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#InfoMasjid#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua