Kemenag Akan Tingkatkan Pengelolaan dan Pemberdayaan Dana Zakat

Depok, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengatakan Kementerian Agama akan meningkatkan tata pengelolaan, dan pembinaan pemberdayaan dana zakat.

“Itu sesuai dengan Rencana Strategi (Renstra) Kemenag 2020-2024 Bidang Pemberdayaan Zakat dan Wakaf,” katanya dalam kegiatan bertajuk Pengukuhan Capaian Kinerja dan Laporan Tahun 2020 di Hotel Savero, Depok, Senin (16/03).

Direktur mengatakan untuk menjalankan Renstra, dibutuhkan beberapa hal sebagai penopang kelancaran program tersebut. Di antaranya menggulirkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk amil di Indonesia.

“Kalau semua amil ditingkatkan kompetensinya khususnya di bidang pengelolaan dan pemberdayaan, maka potensi zakat di Indonesia akan terkumpul,” urainya.

Tarmizi menjelaskan, saat ini jumlah amil di Indonesia sekitar 5.700 orang, sedangkan jumlah amil yang tersertifikasi sekitar 576 orang. Jumlah tersebut masih jauh untuk dapat mengelola potensi dana zakat di Indonesia.

“Semoga ke depannya program peningkatan kompetensi amil menjadi target utama seluruh lembaga pengelola zakat. Jangan hanya fokus ke peningkatan penerimaan dana tapi bagaimana cara mengelola amanah umat Islam dengan kemahiran khusus,” pungkasnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua