Kemenag Dalami Wacana Wakaf Masuk Kurikulum

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan saat ini masih mendalami wacana wakaf masuk kurikulum nasional mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi.

“Karena terkendala aspek regulasi, saat ini masih dalam tahapan wacana. Namun sejak 2019 dan khususnya di masa pandemi Covid-19, Subdit Edukasi, Inovasi, Kerja Sama Zakat Wakaf telah melakukan edukasi wakaf yang sangat masif,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (24/03).

Direktur menjelaskan, dari target 1,5 juta mengikuti program edukasi wakaf, terealisasi mencapai 2.477.599. Sebagian berasal dari jumlah peserta kelas literasi sebanyak 14.828 peserta, yang dilakukan secara daring zoom dan youtube dengan peserta terdiri dari masyarakat, dosen, mahasiswa, tokoh masyarakat, Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS.

Sementara itu, sosialisasi juga dilakukan melalui Instagram, Facebook, dan Twitter dengan membuat dan menyebarkan beragam konten zakat wakaf.

“Harapannya dapat meningkatkan literasi wakaf walau melalui media sosial,” ujarnya.

(Tommy)
الوسوم المتعلقة:
#Zakat#Wakaf#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua