Kemenag: Indonesia Harus Jadi Role Model Persatuan dan Kesatuan

Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi menyampaikan, Indonesia harus menjadi sentral grafiti dunia. Jika bicara tentang persatuan dan kesatuan, role model-nya adalah Indonesia.
 
Hal itu disampaikannya pada kegiatan Dialog Ormas Islam Tingkat Nasional bertema Penguatan Moderasi Beragama untuk Kerukunan Bangsa dan Negara (Perspektif Organisasi Kemasyarakatan Islam) yang digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (29-31/5/2023) di Jakarta.
 
“Tanggung jawab kita adalah bagaimana kita berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmoni. Oleh karena itu, peran pemerintah terkait relasi dengan Ormas keagamaan adalah menerapkan tiga fungsi besar,” jelasnya.
 
Pertama, imbuh Zayadi, tugas pemerintah terhadap Ormas-ormas Islam adalah memberi rekognisi.
 
“Pemerintah mesti memberi rekognisi (pengakuan) atas apa pun yang telah diikhtiarkan Ormas keagamaan, terutama pada saat pra kemerdekaan,” jelasnya.
 
Kedua, lanjutnya, pemerintah berkewajiban memberi afirmasi. “Kira-kira apa yang bisa pemerintah harus lakukan agar Ormas-ormas keagamaan bisa tumbuh berkembang dengan baik, bisa memaksimalkan hikmahnya, pengabdiannya dalam membangun bangsa dan negara,” paparnya.
 
“Ketiga, tugas pemerintah adalah memberi fasilitas. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk fasilitasi,”  sambungnya.
 
Zayadi menuturkan, kembali pada sejarah, Muasis (pendiri) bangsa telah merumuskan kesepakatan nasional (Misat Wathani) untuk tidak menjadikan agama sebagai dasar berbangsa bernegara. Mengutip pendapat pengamat tata negara, Zayadi menilai Indonesia merupakan negara kesepakatan. 
 
“Ini adalah kearifan leluhur yang luar biasa. Memberikan penghargaan yang maksimal atas keragaman bangsa yang multietnik, suku, budaya, bahasa, dan agama,” ungkapnya. 
 
Zayadi mengungkapkan, tugas masyarakat saat ini adalah merawat keragaman. Hal itu menjadi prasyarat untuk membangun bangsa dengan maksimal. Kuncinya ada pada kesatuan dan persatuan, serta kontribusi Ormas.
 
Di akhir, Zayadi meminta, agar kegiatan Dialog Ormas Islam Tingkat Nasional ini menjadi sesuatu yang produktif, bisa menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan Ormas keagamaan. Rekomendasi yang terkait dengan program-program pembangunan, khususnya pembangunan di bidang agama dan sosial kemasyarakatan.
الوسوم المتعلقة:
#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial BA · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua