Jakarta, bimasislam --- Kementerian Agama kini sudah memiliki font mushaf Alquran standar Indonesia. Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) telah merilisnya hari ini, Jumat (04/05), di Gedung Bayt Alquran, TMII, Jakarta Timur.
“Hari ini di hari Jumat, adalah hari bersejarah bagi Kementerian Agama, karena sudah memiliki font mushaf Alquran berstandar Indonesia,” kata Kepala LPMQ Kementeian Agama Muchlis M Hanafi.
Dikatakan Muchlis, aplikasi ini atas prakarsa Kemenag dengan Muslim Go. “Font mushaf Alquran berstandar Indonesia ini salah satu bentuk hasil riset LMPQ. Insya Allah manfaatnya sangat besar bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” tandas Muchlis.
Untuk mensosialisasikan font mushaf Alquran ini kepada masyarakat, Muchlis Hanafi menjalin kerjasama dengan Ustaz Yusuf Mansyur. “Ke depan kita dapat mensosialisasikan hasil-hasil riset Alquran kepada masyarakat lebih maksimal,” harapnya.
Diakui Muchlis, sejak 21 tahun diresmikan Bayt Alquran, secara fisik belum banyak perubahan. Akan hal ini, Muchlis mempunyai harapan besar, ke depan Bayt Alquran bisa dikembangkan secara signifikan.
Ust Yusuf Mansur dalam sambutannya juga mengamini semangat Muchlis M Hanafi, untuk turut andil dalam membantu program sosialisasi font mushaf Alquran berstandar Indonesia yang diinisiasi Kemenag ini.
“Saya siap membantu program ini dengan gegap gempita. Ada lebih dari 7juta pendowload baru, dari perusahaan kami,” kata Yusuf Mansyur disambut riuh tepuk tangan peserta launching.
Namun, Yusuf Mansyur berharap, kiranya aplikasi ini nantinya jangan ada iklan-iklan, agar tidak mengganggu jalannya program. “Muslim dunia sangat berterimakasih atas program ini,” tambah Yusuf Mansyur.
Yusuf Mansyur yakin program ini akan berkembang, tumbuh dan bermanfaat buat masyarakat luas. “Saya tumbuh dari Alquran, Saya bisnis puluhan triliun, itu dari Alquran,” katanya.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : M Arif Efendi
Editor : Khoiron
Kemenag Kini Miliki Font Mushaf Alquran Standar Indonesia
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






