Kemenag Tegaskan Masjid Pusat Syiar Keagamaan yang Moderat

Bandung, Bimas Islam -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Adib menegaskan, masjid merupakan pusat syiar keagamaan yang moderat. Melalui masjid, kata dia, kerukunan umat beragama bisa terjaga.

"Masjid merupakan pusat syiar keagamaan yang moderat. Masjid menjadi tempat yang tepat untuk menyiarkan agama yang ramah, damai, dan toleran," kata Adib saat membuka kegiatan Inventarisasi Aset Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) di Hotel Kytos, Bandung, Rabu (14/9).

Ketua Harian Pengurus Pusat BKM periode 2022-2026 ini mengungkapkan, untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar keagamaan yang moderat, Kemenag telah menyusun peta jalan pengarusutamaan moderasi beragama berbasis masjid.

"Ini menjadi upaya memperkuat peran masjid, tak hanya sebagai pusat syiar, tapi menjadi sentral perkembangan umat. Karena itu, jangan sampai masjid-masjid kita menjadi tempat kampanye politik. Ini harus kita perhatikan oleh kita bersama," katanya.

Kemenag, kata dia, juga akan menggelar Festival Masjid Nasional (FMN). Dia menegaskan, FMN merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar keagamaan yang moderat.

"Kita juga akan menggelar FMN yang tujuan utamanya adalah ajakan kalau kata orang Betawi nyok kembali ke masjid, tidak hanya meramaikan masjid, tapi juga memperhatikan masjid," tandas mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini.

(Rendi)
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#InfoMasjid#KUA#BinaSyariah#BimasIslam

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua