Klaster Tarawih di Banyumas, Kemenag Minta Pengurus Masjid Perketat Protokol Kesehatan

Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, meminta pengurus masjid memperketat protokol kesehatan dalam menggelar ibadah salat dan kegiatan agama lainnya.

"Panitia masjid harus lebih ketat lagi menerapkan protokol kesehatan," kata Kamaruddin di Jakarta menanggapi klaster Covid-19 salat tarawih di Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (30/4/2021).

Kamaruddin menambahkan, apabila jamaah tidak bisa mematuhi protokol kesehatan, maka sebaiknya masjid yang berada di zona merah, zona oranye dan zona hijau, tidak menggelar salat tarawih.

"Jika tidak bisa mematuhi protokol kesehatan, sebaiknya untuk sementara dinon-aktifkan saja. Partisipasi masyarakat tentu menjadi kunci," ujar Kamaruddin.

Sebelumnya, sebanyak 55 jamaah salat tarawih di dua masjid di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dinyatakan positif Covid-19. Kasus itu bermula dari satu orang jamaah sakit namun tetap pergi ke masjid.

Seperti diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 mengenai Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah. Salah satu poin yang diatur dalam Surat Edaran tersebut adalah mengenai pelaksanaan kegiatan ibadah Ramadan di masjid/musala yang berada di zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, termasuk membatasi jumlah kehadiran maksimal 50 persen dari kapasitas masjid/musala.

(Fadly)
الوسوم المتعلقة:
#InfoMasjid#Ramadan#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua