KMB Eratkan Kehidupan Masyarakat Multi Agama di Desa Grajagan

Banyuwangi, Bimas Islam – Kehidupan masyarakat multi agama di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi patut menjadi contoh kerukunan umat beragama. Berbagai agama seperti Islam, Hindu, Kristen, Katolik, dan Buddha bisa hidup berdampingan dan rukun. 
 
Menurut Kepala Kecamatan Purwoharjo, Taufik, hal itu semakin diperkuat dengan adanya Kampung Moderasi beragama (KMB), program yang digagas Subdit Penyuluh Agama Islam, Direktorat Bimas Islam, Kemenag.
 
“Kami bersyukur dengan adanya program KMB ini, sebab menjadi fasilitas dan wadah bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan bersama,” ungkap Taufik, Selasa (11/7/23).
 
Taufik mengatakan, melalui KMB, masyarakat sering melakukan kegiatan lintas agama, gotong royong membersihkan lingkungan, hingga menggelar kegiatan seni dan budaya.
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pokja KMB Kabupaten Banyuwangi, Mastur mengungkapkan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo sangat layak menjadi percontohan KMB.
 
“Desa Grajagan sangat homogen, tapi toleransi masyarakatnya sangat tinggi. Kita lihat saja lima tempat ibadah berdampingan di desa ini,” paparnya.
 
Mastur berharap, program KMB bisa diterima dan didukung oleh masyarakat. Sebab menurutnya, kerukunan umat beragama yang sudah tercipta tetap harus dijaga.
 
“Ibarat kehidupan rumah tangga yang harmonis, tentu harus dijaga oleh pasangan suami-istri,” pungkasnya.
الوسوم المتعلقة:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial AN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua