Berita
Bogor, bimasislam—Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yaitu sekitar lima juta orang dengan laju pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, Kabupaten Bogor memiliki problem sosial yang tidak mudah, salah satunya adalah keharmonian hubungan umat beragama.

Kabupaten yang terdiri dari 40 kecamatan ini beberapa kali menjadi perhatian publik terkait hubungan intra dan antar umat beragama. Namun demikian, pihak Kementerian Agama Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya terus menerus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga keharmonian di antara umat beragama. Kepala Seksi Urusan Agama Islam, Kemenag Kab.Bogor, Bahrul Ulum mengatakan, secara keseluruhan kehidupan umat beragama di Kabupaten Bogor relatif baik, kecuali satu dua kasus yang memang kemudian menjadi perhatian publik. “Secara keseluruhan sebetulnya kondusif, kecuali satu dua kasus yang memang terjadi juga di beberapa daerah di Indonesia. kita berharap kondisi ini terus membaik, dan ini kewajiban kita semua” ujar Bahrul.

Dikatakan Bahrul, jumlah umat Islam di kabupaten dengan luas lebih dari 2juta KM2 ini lebih dari 85 persen. Jumlah itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Pihak Kementerian Agama bersama dengan KUA yang tersebar di 40 Kecamatan juga terus proaktif memberikan penyuluhan agama kepada masyarakat dengan melibatkan tokoh agama dan para ulama lokal. Masalah kerukunan umat beragama merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyuluhan agama kepada masyarakat (ska/foto:bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Info Penting • 2026-10-24 • 1 menit

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

SE Pelaksanaan Salat Istisqa

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Opini • 2026-10-23 • 7 menit

Pemahaman Halal: Tekstual dan Kontekstual

Oleh: M Fuad Nasar* Secara harfiah, halal adalah istilah bahasa Arab yang berarti boleh, diizinkan, atau tidak dilarang. Istilah ini telah menjadi kata…