Banda Aceh, Bimas Islam --- Menteri Agama Fachrul Razi memberikan pembinaan kepada ASN Kanwil Kemenag Provinsi Aceh. Menag minta ASN menjadi ujung tombak penguatan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.
"Kami ingin ASN jadi ujung tombak penguatan wawasan kebangsaan dan moderasi," terang Menag di Asrama Haji Aceh, Minggu (17/11).
Menurutnya, Kemanag sedang mengkampanyekan moderasi beragama ke dunia internasional. Ini penting agar Indonesia bisa menjadi referensi. "Bagaimana Islam menata dunia, lihatlah Indonesia. Bagaimana Indonesia bisa memenej sehingga semua pemeluk agama bisa beribadah dan kesatuan bangsa tetap terjaga," ujar Menag.
Sementra, lanjutnya, di belahan dunia lain, banyak orang berperang karena agama dan negara tidak seiring sejalan, saling menopang dan melengkapi. "Tokoh Indonesia berhasil mempertemukan nilai agama dan negara. KH Agus Salim mengusung nasionalisme religius," tuturnya.
ASN Kemenag diminta berkontribusi nyata agar nilai agama tetap memberi warna kehidupan masyarakat. ASN misalnya bisa menjadi agen untuk menyebarkan nilai-nilai baik, termasuk melalui media sosial.
"Kemenag punya kekuatan lebih 200ribu ASN. Jumlah ini hampir sama dengan kekuatan TNI. Sayang kalau tidak dimanfatkan untuk menebar nilai-nilai yang baik," tandasnya.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Khoiron
Editor : Khoiron
Menag: ASN Ujung Tombak Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi
Baca Selanjutnya
Lihat semuaKemenag Terbitkan Edaran Salat Istisqa, Tekankan Ikhtiar Spiritual dan Kepedulian Lingkungan
Kementerian Agama menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa untuk merespons kondisi kekeringan, kekurangan air, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Kemenag Dorong Beasiswa Zakat Terintegrasi di SatuBeasiswa, Cegah Pendanaan Ganda
Kemenag dan Kemdiktisaintek Perluas Akses Kuliah melalui SatuBeasiswa
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Dari Sumpah ke Teladan: Pemuda sebagai Perekat Persatuan
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?
Di Grup Kita Diam, di Japri Kita Panjang Bicara: Ada Apa?






