Palangkaraya, bimasislam --- Kementerian Agama terus meningkatkan sarana prasarana Kantor Urusan Agama (KUA) berupa pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji. Lebih dari 850 gedung baru sudah diresmikan, terkini adalah 19 Balai Nikah dan Manasik Haji di Kalimantan Tengah.
Menag Lukman Hakim Saifuddin meminta agar revitalisasi KUA ini berdampak pada peningkatan kualitas manasik bagi jemaah haji.
"Balai Nikah dan Manasik Haji agar dapat difungsikan secara maksimal, tidak hanya memberikan penerangan soal perjalanan haji, tapi juga pemaknaan dari haji itu sendiri," terang Menag di Palangkaraya, Jumat (04/05).
"Kualitas pemahaman harus ditingkatkan, tidak hanya tentang tata cara ibadah, tapi tidak kalah penting juga tentang filosofi haji," sambungnya.
Menurut Menag, semua jemaah berkeinginan memperoleh kemabruran. Untuk itu, keberadan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA diharapkan bisa ikut membantu mereka dalam penguatan bimbingan ibadah sehingga jemaah lebih bisa memahami manasik dan filosofi prosesi haji.
Disinggung soal update persiapan haji di Tanah Suci, Menag menyatakan bahwa persiapan sesuai yang diharapkan. Penyediaan katering dan transportasi jemaah sudah selesai. Sementara pemondokan, utamanya di Madinah, diperkirakan tuntas pada pertengahan Ramadlan.
Menurut Menag, tahun ini ada beberapa hotel di Madinah yang sudah disewa dengan sistem full musim. Ini dilakukan demi meningkatkan pelayanan kepada jemaah.
“Sebelum-sebelumnya, sewa pemondokan yang dilakukan menggunakan sistem blocking time, karena jadwal tinggal jamaah yang hanya 9 hari di Madinah. Tapi sekarang (sebagian) kita menggunakan sistem full time selama musim haji,” jelasnya.
Sementara untuk pemondokan di Makkah, Menag memastikan 156 hotel sudah disewa dan siap digunakan oleh jemaah haji Indonesia.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : ruwaidah
Editor : Khoiron
Menag Minta Revitalisasi KUA Berdampak Peningkatan Kualitas Manasik Jemaah
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSambut Hari Toleransi Internasional, Ada Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik Nataru
Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui dialog lintas iman, pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, hingga layanan keagamaan yang inklusif.
Literasi Halal Kosmetik dan Peralatan Rumah Tangga Masih Rendah, Kemenag: Perlu Edukasi Masif
Survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2026 mencatat hanya 51,5 persen responden mengetahui kosmetik wajib bersertifikat halal. Sementara itu, pada kategori peralatan rumah tangga, angkanya hanya 14,5 persen.
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan
Menyiapkan Bekal dan Mental sebelum Akad Pernikahan. Tanggal akad sudah disepakati. Gedung mulai dicari, warna busana diperdebatkan, daftar tamu bertambah setiap hari.






