Menag Sebut Keterlibatan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Gerakan Keluarga Maslahat

Jakarta, Bimas Islam -- Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan keberhasilan program-program keluarga maslahat yang digagas Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) dan Kemenag RI, salah satunya karena keterlibatan aktif masyarakat.
 
“Perlu saya tekankan lagi, GKMNU merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk membawa perubahan positif di tengah-tengah masyarakat, khususnya pada lapisan paling bawah yaitu desa-desa,” ucap Gus Men yang juga Kepala Satuan Tugas Nasional GKMNU
 
Menag mengungkapkan, bahwa GKMNU sudah mulai bekerja sejak 2022. Ia menjelaskan GKMNU sudah terlibat dengan gerakan massif di masyarakat, meskipun terbatas di beberapa provinsi, baik penelolaan, pengorganisasian, maupun pengimplementasian program.
 
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengungkapkan bahwa GKMU merupakan gagasan paragdigmatik yang dibangun, yang selanjutkan dilegitimasi ke dalam kerja-kerja organisasi. “Paradigmanya menyangkut keberadaan dan kehadiran NU di tengah-tengah kehidupan masyarakat bangsa negara dan kemanusiaan secara keseluruhan,” ungkapnya.
 
“Bekerja sama dengan Kemenag adalah awal. Saya harap bisa dikembangkan ke berbagai instansi karena semua berkaitan dengan keluarga. Bahkan kalau bisa internasional. Karena ini agenda strategis,” harapnya.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.