MHQH Ditutup, Sesditjen Apresiasi Guru Tahfiz

Jakarta, Bimas Islam --- Acara Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud telah resmi ditutup pada Kamis (25/3). Acara ini diikuti oleh 250 Hafiz dan Hafizah dari 34 provinsi di Indonesia.

Terkait acara tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar memberikan apresiasi tinggi kepada para guru tahfiz Al-Qur’an di seluruh tanah air dalam membimbing, melatih, dan melahirkan para hafiz dan hafizah Al-Qur’an.

"Keberhasilan anak-anak kita dalam menghafal Al-Qur’an maupun dalam memelihara dan meningkatkan hafalannya tidak dapat dicapai secara otodidak, tetapi semua itu tidak lepas dari motivasi dan bimbingan guru," ungkap Fuad dalam keterangan tertulisnya.

Fuad menyebut acara MHQH yang dilaksanakan setiap tahun atas kerjasama Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia dan Kementerian Agama, menjadi salah satu barometer kemajuan pendidikan Al-Qur’an dan Hadits di Indonesia khususnya di bidang hafalan.

"Sejauh ini, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mendapat kepercayaan dari pemerintah Arab Saudi untuk menyelenggarakan musabaqah hafalan Al-Qur’an dan Hadits," imbuhnya.

Fuad berharap pelaksanaan MHQH ini akan semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi dalam berbagai bidang, baik pendidikan, keagamaan, serta perekonomian.

(Boy)
الوسوم المتعلقة:
#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua