Munajat 10 Ayat Selama Puluhan Tahun Hingga ke Panggung MTQ Nasional ke-29

Banjar, Bimas Islam -- Gerimis baru berhenti tatkala Muhammad Yusuf (33) turun dari Mimbar Tilawah Venue Masjid Nurul Iman, Martapura, Jumat (14/10/22). Dengan busana serbahitam, Muhammad dituntun pendampingnya, Roni. Muhammad merupakan peserta Cabang Tilawah Golongan Tunanetra MTQ Nasional ke-29 asal Sulawesi Barat (Sulbar).

Ditemui bimasislam, Muhammad mengaku belajar tilawah sejak usia 15 tahun. Lantaran matanya tidak bisa melihat, ia hanya mengoptimalkan pendengarannya.

"Belajar Al-Qur'an sudah sejak 18 tahun lalu, alhamdulilah. Saat itu hanya mendengarkan ucapan guru, lalu saya ikuti dan hafalkan," ungkapnya mengenang.

Saat itu, modal Muhammad dalam belajar tilawah hanya 10 ayat. Setiap selesai 10 ayat, dia mendatangi guru untuk memperdengarkan bacaan. "Minta dikoreksi. Kalau ada salah saya minta dibenarkan," sambungnya.

Muhammad mengaku menikmati setiap proses menghafal. Meski tidak selalu mulus, ia meyakini bacaan Al-Qur'an yang dilantunkan akan menjadi penolong di kehidupan akhirat.

"Dengan segala kekurangan diri, yuk terus belajar Al-Qur'an. Kelak Al-Qur'an akan menjadi cahaya dalam menerangi kehidupan kita di alam kubur," ajaknya serta tersenyum.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#InfoMasjid#MTQ#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua