Nuzulul Qur'an Momen Rawat Kerukunan

Jakarta, Bimas Islam -- Nuzulul Qur’an merupakan salah satu momen penting dalam merawat kerukunan. Selain sebagai peringatan keagamaan, Nuzulul Qur'an memiliki makna tersendiri dalam konteks kebangsaan.
 
Hal tersebut disampaikan pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, Kiai Muhammad Faiz Syukron Makmun pada sesi Uraian Hikmah dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an 1444 H/2023 M Tingkat Kenegaraan bertajuk 'Nuzulul Qur'an Momentum Merawat Kerukunan Umat' yang digelar di Jakarta, Jumat (7/4/2023). 
 
“Salah satu fase penciptaan manusia yang disebutkan al-Quran adalah kata, 'Khalaqal-insāna min 'alaq'. Kata 'Alaq', selain dapat dipahami sebagai segumpal darah yang menempel pada dinding rahim, juga menggambarkan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan selalu bergantung kepada pihak lain, tidak dapat hidup sendiri," ujarnya.
 
Ia juga mengatakan, saling menghormati dalam perbedaan bukan berarti menerima dan menyetujui keyakinan orang lain. Menurutnya, penghormatan adalah penerimaan untuk hidup berdampingan demi kemaslahatan. 
 
Terkait itu, ia pun mengingatkan langkah awal yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. dalam mempererat persaudaraan penduduk Madinah, yaitu dengan mengikatnya dalam Piagam Madinah. Dalam piagam ini, eksistensi seluruh masyarakat di Kota Madinah diakui, dan dilindungi hak-haknya. 
 
"Nabi Muhammad mengimplementasikan pesan-pesan luhur al-Quran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, semenjak beliau sampai di Kota Madinah," pungkasnya.
 
Peringatan Nuzulul Qur'an 1444 H/2023 M dihadiri Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD,  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, dan Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal Ali Hasyim.
 
Terlihat pula jajaran pejabat Bimas Islam Eselon II, III, dan IV. Acara ini juga diikuti sejumlah tokoh agama, dan Qari Qari'ah berprestasi. 
الوسوم المتعلقة:
#39#KerukunanUmat#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial FN · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua