Pascapembangunan SBSN, Kemenag Gencarkan Layanan Berdampak di KUA

Madiun, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menggencarkan peningkatan kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA) setelah pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Gedung yang representatif diharapkan dapat menunjang pelayanan keagamaan yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa pembangunan gedung KUA perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, gedung yang representatif harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.

“Yang KUA-nya sudah bagus, tantangannya pasti perawatan,” ujar Abu Rokhmad saat dihubungi, Sabtu (31/10/2026).

Hal tersebut juga disampaikan Abu Rokhmad dalam kegiatan Penguatan Layanan KUA bersama Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Seksi Bimas Islam, dan Kepala KUA se-wilayah kerja Madiun di KUA Geger, Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi kondisi gedung KUA Geger yang dinilai bersih, luas, dan nyaman. Namun, ia mengingatkan bahwa gedung yang telah dibangun dengan baik membutuhkan perawatan secara berkelanjutan.

Ia meminta jajaran Kementerian Agama di daerah memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan KUA. Para kepala Kankemenag juga diimbau menyempatkan diri mengunjungi KUA saat melaksanakan tugas kedinasan di wilayah masing-masing untuk melihat langsung kondisi sarana prasarana dan memberikan perhatian kepada petugas.

Menurut Abu, peningkatan layanan KUA sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar program Kementerian Agama tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu menghadirkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan sarana dan prasarana perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Selain penguatan sarana prasarana, Abu Rokhmad mendorong KUA memperluas kolaborasi program dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan mualaf, serta program sosial lainnya.

Abu juga menekankan pentingnya sinergi antara penghulu dan penyuluh agama dalam menjalankan tugas pelayanan Bimas Islam. Menurutnya, kedua unsur tersebut perlu saling melengkapi dan bekerja sama untuk menghadirkan layanan keagamaan yang optimal.

“Penguatan peran penghulu dan penyuluh agama menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan. Karena itu, seluruh jajaran KUA diharapkan terus meningkatkan kinerja, menjaga kedisiplinan, serta memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

الوسوم المتعلقة:
#Zakat#KUA#BinaSyariah#PenyuluhAgama#EkonomiUmat#BinaKUA#BimasIslam

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial MSK · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Direktorat Bina Kantor Urusan Agama dan Bina Syariah
Bina KUAعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua