Penyuluh Agama Situraja Tergerak Jadi Relawan Kemanusiaan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Sumedang, Bimas Islam --- Banyaknya warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 membuat Penyuluh Agama Islam tergerak menjadi relawan pemulasaraan jenazah. Penyuluh Agama tergerak sebagai relawan lantaran didorong oleh rasa kemanusiaan untuk saling membantu.

"Penyuluh bergerak bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Situraja, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tingkat Desa, dan komponen masyarakat lainnya," ungkap Dede Sukmana, Penyuluh Agama Islam non-PNS di Situraja melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Jumat (30/7/21).

Dede menambahkan, para relawan pemulasaraan jenazah Covid-19 telah dibekali pelatihan oleh MUI dan Kementerian Agama. Tingginya angka kematian akibat Covid-19 membuat para relawan tergerak untuk bahu membahu.

"Pada pertengahan Juli, jumlah kematian di Desa Situraja Kecamatan Situraja sekitar 50 orang," terangnya.

Dalam melaksanakan aksi kemanusiaan ini, Dede juga terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Kita terus mengedukasi dan melakukan pengawasan agar masyarakat Situraja terus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobiltas," tambahnya.

"Terakhir dan tanpa akhir adalah berdoa semoga Allah segera mengangkat wabah Covid-19 ini dari Indonesia dan dunia," pungkasnya.

(Pirman)
الوسوم المتعلقة:
#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Bimas Islam
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Redaksi Ditjen Bimas Islam
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua