Qada Puasa Ramadan atau Puasa Syawal Dulu? Simak Penjelasannya!

Jakarta, Bimas Islam -- Di bulan Syawal, ada anjuran bagi seorang muslim untuk berpuasa Syawal. Puasa ini, menurut sebuah hadis, akan diganjar dengan pahala yang sangat besar, yakni seperti pahala orang yang berpuasa selama setahun penuh.
 
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
 
Artinya: “Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun,” (HR Muslim).
 
Idealnya, puasa sunah Syawal enam hari dilakukan persis setelah Hari Raya Idulfitri, yakni pada 2-7 Syawal. Tetapi bagi orang yang berpuasa di luar tanggal tersebut, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan serupa.
 
Di sisi lain, juga ada kewajiban untuk segera mengqada puasa bagi mereka yang membatalkan puasa di bulan Ramadan.
 
Muncul pertanyaan, mana yang harus didahulukan? Qada puasa Ramadan atau berpuasa Syawal?
 
Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Kiai Mahbub Maafi, menjawab pertanyaan tersebut dalam program Edukasi Syariah Bimas Islam, Jumat (28/4/2023). Menurutnya, mengqada puasa Ramadan mesti diutamakan. 
 
“Pada saat memasuki bulan Syawal, kita acap kali dihadapkan pada pilihan yang terlihat dilematis, antara mengqada puasa Ramadan yang kita tinggalkan atau menjalankan puasa sunah Syawal. Dalam hal ini, tentu yang lebih didahulukan adalah melaksanakan puasa qada,” jelasnya.
 
Dikatakan Kiai Mahbub, puasa qada Ramadan merupakan hal yang wajib, sementara puasa Syawal merupakan sunah, sehingga puasa qada harus lebih didahulukan.
 
"Wajib mendahulukan qada puasa Ramadan karena hukumnya wajib, sementara menjalankan puasa 6 hari di bulan Syawal itu hukumnya sunah," imbuhnya.
الوسوم المتعلقة:
#Ramadan#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial BA · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua