Revitalisasi KUA, Kemenag Bangun Sistem Kebijakan Berbasis Indikator Kinerja

Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen untuk meningkatkan layanan keagamaan melalui program Revitalisasi KUA. Karenanya, dibangun sistem kebijakan berbasis indikator kinerja.
 
Hal tersebut diupayakan salah satunya dengan menguatkan dan menyebarluaskan pemahaman stakeholder melalui materi 'Bangun Kebijakan Berbasis Indikator Kinerja' yang disampaikan Direktur Riset Lembaga Kajian Kurikulum dan Kebijakan Pendidikan, Universitas Indonesia, Farhan Muntafa dalam kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi KUA, Jumat (9/6/2023).
 
Farhan menjelaskan, kebijakan yang baik adalah kebijakan yang rasional, sesuai dengan kondisi obyeknya.
 
"Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang rasional untuk dilakukan. Kebijakan yang tepat, sesuai dengan kondisi yang dimiliki obyeknya," ujar Farhan.
 
Ia mengatakan, dalam membangun sistem kebijakan yang baik, perlu adanya framework atau rancangan program yang jelas, termasuk indikator keberhasilan yang ingin dicapai sebelum melakukan pengukuran atau evaluasi program.
 
"Sebelum evaluasi, kita sudah merancang program kita, punya tujuan apa, ke arah mana," jelasnya.
 
"Kita buat indikatornya, apa ciri-ciri keberhasilan dari program tersebut, sistem inilah yang harus dibangun oleh teman-teman Bimas Islam," sambungnya.
 
Sistem ini menjadikan tujuan dari sebuah program lebih terarah dalam pengukuran dan evaluasinya, sehingga tepat sasaran dalam mencapai tujuan.
الوسوم المتعلقة:
#39#KUA#BimasIslam#KemenagRI

المساهمون وجهة العمل

انقر على أي مساهم أو جهة عمل لعرض جميع الأخبار ذات الصلة.

المراسل
Inisial MSK · Tim Peliput
التغطية الإخبارية والتحريرعرض مقالات المراسل
المحرر
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
مراجعة وتحرير المحتوىعرض مقالات المحرر
المصور
Dokumentasi Humas Bimas Islam
التوثيق المرئي والصورعرض أرشيف الصور
جهة العمل
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Setditjenعرض أخبار الجهة
منشور رسمي لوزارة الشؤون الدينية في جمهورية إندونيسيا.

Baca Selanjutnya

Lihat semua